Senin, 18 Mei 2015

Paradigma keilmuan intergrasi dan interkoneksi menjadi keunggulan bagi Mhasiswa LUlusan UIN Sunan Kalijaga.

Jumat, (08/08/2014) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Suka adakan Pembekalan dan Pelepasan Calon Wisudawan/wati Periode III Tahun Akademik 2013/2014, bertempat di gedung interaktif Fishum kampus setempat. Dalam Wisuda Periode III, Fishum meluluskan sebanyak 78 Mahasiswa dengan rincian; Prodi Psikologi sebanyak 33 mahasiswa, Prodi Sosiologi sebanyak 11 mahasiswa dan Prodi Ilmu Komunikasi sebanyak 34 mahasiswa. Dari 78 mahasiswa ditetapkan sebanyak 28 mahasiswa mendapatkan predikat Cumlaude. Predikat Lulusan Terbaik dan Tercepat Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora diraih oleh Riesta Mar’atul Azizah, mahasiswa Prodi Sosiologi, dengan IPK 3,82 dan lama studi 3 Tahun, 7 Bulan, 13 Hari.
Dekan Fakultas Isoshum, Prof. Dr. Dudung Abdurahman, M.Hum., dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Lulusan Mahasiswa Fishum harus mampu bersaing di dunia kerja yang sekarang ini semakin kompetitif dan berskala global. “ sebagai alumni Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga kita patut percaya diri, mengingat kita memiliki kekhasan keilmuan dengan paradigma Intergrasi dan Interkoneksi yang memadukan antara ilmu-ilmu umum dengan ilmu-ilmu keislaman, yang mana hal tersebut jarang dimiliki oleh universitas lain”, Tutur Dudung. Selain bisa bersaing di dunia kerja Lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM), juga dituntut agar mampumemecahkan permasalahan-permasalahan sosial yang dihadapi oleh masyarakat yang semakin kompleks. Hal ini mengingat permasalahan sosial sangat cepat berkembang dan menimbulkan isu-isu sosial yang harus dipecahkan solusinya.
Dudung juga menambahkan, sebagai Mahasiswa FISHUM, sudah seharusnya kita mengembangkan semangat kemandirian, kreatifitas dan inovasi untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan meraih kesuksesan sesuai dengan keilmuan yang telah dipelajari, dan senantiasa mengembangkan keilmuan yang telah didapat di bangku kuliah. (Doni Tri W-Humas UIN Suka)

http://uin-suka.ac.id/page/berita/detail/884/paradigma-keilmuan-intergrasi-dan-interkoneksi-menjadi-keunggulan-bagi-mahasiswa-lulusan-uin-sunan-kalijaga

Senin, 02 Maret 2015

UIN Sunan Kalijaga

Ini tentang sebuah Universitas Islam Negeri,
Ya. Ini pula, tentang sebuah kota istimewa di Indonesia.
Tulisan ini, pengantar sebuah cerita tentang anak rantau, tanah rantau dan perantauan.
Disini, di kampus yang dikenal sebagai kampus putih.
Aku, kamu, dia, kita, kami dan mereka,
menggadaikan paruh waktu dalam hidup untuk mengais ilmu-ilmu yang berserakan di tanah ini.
Karena Najwa bilang dalam tweetnya "kampung halaman juga ingin berbenah, untuk masa depan yang lebih cerah. karena kampung halaman selalu menungggu, datang nya si anak yang sedang berguru."
Ahya.. kata-kata itu selalu terngiang rasanya di fikiran ku.
Bagaikan pendongkrak gelora semangat, yang kadang melemah diguras lelah.

Ini tentang sebuah kampus perjuangan.
Benar. Ini pula, tentang asa juang anak-anak pencari ilmu.
dan sekali lagi.
Tulisan ini,saksi perjuangan kami.
Ya Perjuangan..
Perjuangan bangun pagi mengikuti Training ICT di PTIPD UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta :)

Yogyakarta.
UIN Sunan Kalijaga.
PTIPD, 3 Maret 2015.
08.09 WIB